Loading...

Mengapa Memilih SLB C Kyriakon?

Berpengalaman lebih dari 26 tahun dalam melayani anak-anak dengan lintas diagnosa, SLB C Kyriakon memiliki beberapa keunggulan.

IEP

Individualised Education Plan (IEP) memastikan setiap anak mendapatkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan

Interdisciplinary Team

Guru, terapis serta orangtua yang tergabung dalam sebuah tim untuk mencapai gol kebutuhan anak.

Parents Support Group

Tidak ada dukungan yang lebih relevan daripada sesama orangtua yang menempuh perjalanan yang sama

Networking

Berkolaborasi dan berjejaring dengan lembaga lain demi kemajuan anak didik

Ekstrakulikuler Pilihan

Bukan hanya akademis, SLB Kyriakon juga menyediakan program yang membantu anak-anak untuk berolahraga, mengurus serta merawat diri, mengembangkan keterampilan melalui program melukis, membuat hasta karya, serta mengekspresikan diri melalui musik. Semua program ekstrakulikuler dilakukan dalam kelompok dengan ratio guru dan murid yang kecil.

HUBUNGI KAMI SEKARANG

Kolaborasi pendidikan dan terapi dalam kelas Conductive Education

SLB Kyriakon mengaplikasikan prinsip-prinsip Conductive Education (CE) untuk mengajar anak-anak penyandang tuna daksa maupun mereka yang mengalami gangguan neurologis. Sistem pendidikan CE melibatkan guru pendidikan khusus, okupasi terapi dan fisioterapis yang mengintegrasikan musik dengan tujuan melatih anak untuk melakukan kegiatan yang fungsional dan mandiri sesuai kemampuan mereka.

Program Unggulan

SLB Kyriakon menyediakan beberapa macam kelas yang bisa diambil sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anak-anak. SLB Kyriakon juga bekerja sama dengan Klinik Utama Bethesda dalam menyediakan sekolah dan terapi yang terpadu, sehingga anak-anak mendapatkan pemantauan perkembangan yang menyeluruh, baik secara akademik maupun tumbuh kembang.

Pendidik Dan Rekan Orangtua

Setiap guru di SLB Kyriakon diperlengkapi dengan pendidikan keguruan, memiliki keterampilan mengobservasi kebutuhan, merancang pembelajaran dan mengevaluasi setiap anak didik dengan disiplin. Bukan hanya berdedikasi dan penuh kasih, mereka memandang anak didik sebagai individu yang berharga, penuh potensi dan berhak atas pendidikan yang setara.